Daftar Isi

Kamis, 07 April 2016

Sejarah Singkat AKB48

Yashushi Akimoto, atau kerap disapa dengan Aki-P, seorang penulis lirik lagu jepang mempunyai ide untuk menciptakan grup idola bernama AKB48. Dengan konsep “The Idol you can meet” berbasis teater di Akihabara, Tokyo. Namun, idenya itu tidak berjalan dengan mudah. Aki-P bahkan tidak menemukan tempat untuk pertunjukkan AKB48. Karena kebanyakan orang berfikir Aki-P sudah tidak waras menciptakan grup aneh yang berbasis teater.

Sampai akhirnya, Aki- P menemukan tempat di pusat perbelanjaan di Akihabara lantai 8 yang sebenarnya tempat itu telah ditutup. Selanjutnya Aki-P memulai audisi untuk mencari member AKB48 generasi 1.

akimoto.jpg
Yashushi Akimoto

Dari sekian banyak pelamar di terimalah 24 gadis nan cantik. Mereka dilatih dengan keras sepulang sekolah, pulang larut malam, bahkan hampir tidak ada waktu untuk tidur.

Mereka memulai debut pertama di teater tahun 2005. Saat itu pula banyak yang menonton aksi mereka di teater, banyak wartawan yang meliput. Namun, entah mengapa hari selanjutnya penonton yang menonton turun drastis. HANYA 7 ORANG PENONTON.

Meski dengan jumlah penonton yang jumlahnya ultra kekurangan, AKB48 tetap tampil di teater 3 kali setiap akhir pekan. Melambaikan tangan walau tak ada penonton, bahkan mereka sendiri pula yang membagikan brosur kemasyarakat agar mau datang dan menonton teater mereka. Kalau misalnya tiket untuk teater tidak habis terjual, maka sisanya diberikan secara gratis. Meski begitu tetap tidak ada yang mau menonton.

Beberapa waktu pun berlalu. Dengan perasaan yang sedih Aki-P memberitahukan kepada member AKB48 bahwa “kontrak akan dihentikan”. Karena masa depan AKB48 yang tidak jelas. Semua itu mereka hadapi dengan ketegaran yang luar biasa. Akhirnya, sebelum AKB48 bubar, Aki-P menulis lirik lagu yang membuat tertarik masyarakat Jepang, yaitu River...
Setelah lagu itu sukses dipasaran musik Jepang, akhirnya AKB48 dapat dikenal oleh masyarakat luas sampai sekarang ini.

8 Desember 2005, tanggal ini dikenal sebagai hari yang bersejarah di mana untuk pertama kalinya karir AKB48 resmi dimulai. Namun, kesuksesan yang diraih AKB48 harus ditebus dengan perjuangan keras dan cucuran air mata member. Suka duka pun mereka lalui bersama.

Pada awal berdirinya AKB48, yang menjadi penonton teater perdana mereka adalah wakil dari media-media dan para fans idol yang penasaran dengan konsep baru yang diusung oleh idol group baru bernama AKB48. Takamina pun berhasil menaikkan levelnya sehingga bisa masuk di antara 20 siswi terpilih yang akan naik ke panggung teater AKB48 untuk pertama kalinya.

karena beberapa lirik dan koreografi yang dianggap kontroversial oleh publik, maka mereka pun mendapat julukan yang sangat menghina. Dan tak pelak lagi, banyak member yang menangis sedih ketika mendengar hal tersebut.

Malam natal pertama bagi para member datang, dan salah satu pengalaman terburuk dan paling menyakitkan sejak AKB48 dibentuk pertama kali akan segera mereka alami.

Malam itu Takamina turut serta dalam kegiatan pembagian brosur, dan mengalami satu pengalaman yang paling menyayat hatinya. Di saat semua orang acuh dan tidak peduli dengan brosur yang mereka bagikan, ada seseorang yang sengaja mengambil selembar brosur dari Takamina dan langsung membuangnya di tempat sampah yang hanya berjarak beberapa langkah darinya, tanpa membaca isi brosur itu sedikit pun...

Namun, sebuah harapan kecil datang menjelang pergantian tahun baru, sebuah fanletter untuk para memberAKB48 yang diterima dan dibawakan langsung oleh Takamina pada rekan-rekannya. Itulah fanletter pertama mereka sejak AKB48 pertama kali terbentuk. Tak terbayangkan betapa bahagia dan terharunya mereka semua, bahwa ternyata ada yang memperhatikan dan menghargai perjuangan mereka yang masih amatir itu.

Takamina yang menerima dan membawakan surat itu pada rekan-rekannya, masih ingat bahwa dirinya begitu erat menggenggam dan dengan tangan gemetar dan suara yang terbata-bata menahan tangisnya ia perlahan-lahan membacakan isi fanletter tersebut:

“Belum lama ini aku melihat pertunjukan kalian, dan sejak itu aku menjadi penggemar berat kalian. Sejujurnya, pada awalnya aku agak meremehkan kalian. Tapi aku melihat kalian berusaha sedemikian keras, dan itu memberiku semangat. Aku ingin orang lain tahu, bahwa ada hal menakjubkan yang terjadi disini. Dan juga, aku akan datang lagi untuk melihat pertunjukan kalian. Aku tahu pasti cukup berat bagi kalian, jadi tolong jaga diri kalian masing-masing. Mulai sekarang, aku akan mendukung kalian apapun yang terjadi..”

semua member AKB48 menangis terharu ketika mendengar Takamina membacakan itu, begitu pun Takamina

Setelah membaca surat itu semua member AKB48 bersemangat kembali meraih mimpi mereka, dan dari tahun ke tahun AKB48 mulai berkembang dengan penuh perjuangan , AKB48 pun meraih piala Asian Recommend Award dengan membawakan lagu Flying Get pada tahun 2009 , AKB48 pun mulai bangkit dan terkenal pada tahun 2010-sekarang

Mungkin tak banyak cerita sejarah AKB48 yang saya posting hari ini , tetapi kalian bisa melihat dokumenter AKB48 ( The Documentary of AKB48 – To be Continued (2011) ) yang menceritakan tentang awal AKB48 dibentuk dengan jerih payah dan keringat mereka , Download Dokumenter AKB48 Disini

Tidak ada komentar:

Posting Komentar